Senin, 30 Mei 2011

Karena Wanita Ingin di Cintai


Especially for women inspiration


by : aa.mawardhi
source : buku “Karena Wanita Ingin di Cintai @ Al’ Itishom Cahaya Umat, Rawamangun
Bekasi, 28 May 2011/ 25 Jumada Al-Awal 1432 H


Wanita…
Tercipta dengan ribuan keindahannya…
Mengisi dunia dengan kelembutannya…
Bak sang pelangi yang datang di kala hujan menderu…

Perempuan…
Tercipta dengan jutaan misterinya…
Mewarnai dunia dengan pesonanya…
Laksana sang rembulan yang menghiasi langit malam yang kelam…

Jadilah tegar dengan kekuatanmu…
Bak sang bunga edelweish yang nampak tegar di tepian jurang…
Meski banyak orang yang bisa melihatnya…
Namun, tak banyak orang yang bisa memilikinya…

Jadilah kuat dengan ketegaranmu…
Seperti sang mawar yang menyerbak wanginya…
Meskipun ia mengisi dengan harumnya…
Namun, ada duri yang siap menjaga hati…

Hadirkanlah misteri dalam jiwamu…
Tuk menemukan satu sisi kelembutanmu…
Dan mencari sisi lain ketegaranmu…
Tuk menghapus kesedihan jiwa…

Hadirkanlah cinta di hatimu…
Tuk menemukan satu sisi ketidak sempurnaanmu…
Dan mecari sisi lain kekokohanmu…
Tuk menghadirkan senyum keindahan…

Tetaplah berdiri mengindahkan dunia…
Sebagai satu sosok yang telah Allah ciptakan padamu…
Tetaplah berjuang melembutkan dunia…
Sebagai satu sosok yang telah Allah hadirkan padamu…

Tetaplah kuat menapak jalan cinta-Nya…
Sebagai sebuah wujud mencapaian mimpi kalian…
Meskipun kalian sosok yang lembut…
Tapi tetaplah tegar dalam keindahan…

Tebarkanlah cinta dengan keanggunanmu…
Buatlah dunia tersenyum terperangai…
Hanya satu yang kutahu…
Karena wanita ingin dicintai…

Jumat, 27 Mei 2011

Rossa feat. Pasha Ungu Terlanjur Cinta




waktu bergulir lambat 
merantai langkah perjalanan kita
berjuta cerita terukir dalam 
menjadi sebuah dilema

mengertikah engkau
perasaanku tak terhapuskan

malam menangis
tetes embun membasahi mata hatiku

mencoba bertahan di atas puing-puing 
cinta yang tlah rapuh

apa yang ku genggam
tak mudah untuk aku lepaskan


reff:
aku terlanjur cinta kepadamu
dan tlah kuberikan seluruh hatiku
tapi mengapa baru kini kau pertanyakan cintaku


aku pun tak mengerti yang terjadi
apa salah dan kurang ku padamu
kini terlambat sudah untuk dipersalahkan
karna sekali cinta, aku tetap cinta

mencoba bertahan di atas puing-puing
cinta yang tlah rapuh

apa yang ku genggam
tak mudah untuk aku lepaskan

Ibu… Apa kabarmu Hari Ini??



Ibu…
Apa kabarmu hari ini?
Apa kau tersenyum ikhlas…
Ataukah kau meneteskan air mata kerinduan…
Aku tak tahu keadaanmu hari ini?

Kadang…
Ketika ku pandangi langit malam…
Yang tak henti memancarkan ribuan hikmah – Nya…
Aku mulai rindu…
Akan peluk hangat kasih sayangmu…

Sering…
Ketika ku saksikan sang mentari yang menyapa…
Yang tak henti menghangatkan jutaan anugerah – Nya…
Aku mulai kangen…
Akan senyum manis di bibirmu…

Maafkan jika ku kadang membuatmu menangis…
Maafkan jika ku sering menyakiti hatimu…
Maafkan jika ku belum bisa menghadirkan senyum itu
Maafkan jika ku rapuh tanpa kehadiranmu…
Maafkan anakmu…
Ibu…

Kini…
Kala ku pejamkan mataku…
Ku lihat raut mukamu yang indah berseri…
Ku bayangkan indah senyum dan sapaanmu…
Tapi…
Saat ku buka kembali mataku…
Ku tahu itu hanyalah harapanku semata…

Andai ku mampu memutar waktu…
Ingin rasanya ku ulang kembali saat – saat itu…
Waktu indah yang pernah ku alami…
Tapi…
Ku sadar itu tak kan mampu kurasakan kembali…

Ku hanya bisa berdoa…
Ya Allah bahagiakanlah dia di sisi – Mu…
Karna aku belum sempat membahagiakannya…
Ya Allah lapangkahlah senyumnya di sisi – Mu..
Karna ku belum sempat menghadirkan senyumannya…

Ku hanya bisa berjanji kan tetap bergerak…
Menerjang semua rintangan…
Mengejar semua senyuman itu…
Meskipun itu tak mudah…
Hanya tuk sekedar meraih titik kemenangku…
Sembari dengan bangga kan ku katakan…
“because of u Ibu…”

Bekasi, 26 Mei 2011
the missing link

Rabu, 25 Mei 2011

ALLAH S.W.T. MENOLAK 1 DOA DARI 3 DOA RASULULLAH S.A.W


'Amir bin Said dari bapanya berkata bahawa : "Satu hari Rasulullah S.A.W telah datang dari daerah berbukit. Apabila Rasulullah S.A.W sampai di masjid Bani Mu'awiyah lalu beliau masuk ke dalam masjid dan menunaikan solat dua rakaat. Maka kami pun turut solat bersama dengan Rasulullah S.A.W.
Kemudian Rasulullah S.A.W berdoa dengan doa yang agak panjang kepada Allah S.W.T :
Setelah selesai beliau berdoa maka Rasulullah S.A.W pun berpaling kepada kami lalu bersabda yang bermaksud : "Aku telah bermohon kepada Allah S.W.T tiga perkara, dalam tiga perkara itu cuma dia memperkenankan dua perkara sahaja dan satu lagi ditolak.

1. Aku telah bermohon kepada Allah S.W.T supaya ia tidak membinasakan umatku dengan musim susah yang berpanjangan. Permohonanku ini diperkenankan oleh Allah S.W.T.
2. Aku telah bermohon kepada Allah S.W.T supaya umatku ini jangan dibinasakan dengan bencana tenggelam (seperti banjir besar yang telah melanda umat Nabi Nuh s.a). Permohonanku ini telah diperkenankan oleh Allah S.W.T.
3. Aku telah bermohon kepada Allah S.W.T supaya umatku tidak dibinasakan kerana pergaduhan sesama mereka (peperangan, pergaduhan antara sesama Islam). Tetapi permohonanku telah tidak diperkenankan (telah ditolak).

Apa yang kita lihat hari ini ialah negara-negara Islam sendiri bergaduh antara satu sama lain, hari ini orang Islam bergaduh sesama sendiri, orang kafir menepuk tangan dari belakang, apakah ini cantik kita melihatnya ?

Selasa, 24 Mei 2011

KISAH BERKAT DI BALIK MEMBACA BISMILLAH


Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mahu mengerjakan kewajipan agama dan tidak mahu berbuat kebaikan.
Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.
Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."

Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."
Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang selamat, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya.

Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."
Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.

Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.

Senin, 23 Mei 2011

Untung Masih Ada Orang Jujur


Tengoklah sekelilingmu dan kan kau temukan banyak inspirasi…


Terinspirasi oleh : kondektur bus jurusan Bekasi – Blok M
Joglo, Jakarta, 21 Mei 2010

Sabtu pukul delapan lebih dua puluh…
Kulayangkan kaki mengarungi jalanan ibu kota yang penuh…
Hingga tanpa terasa berjuta keringat seakan jatuh…
Membasahi kaos hitamku yang terasa lengket di tubuh…

Alhamdulillah akhirnya kudapati sebuah bus yang lumayan kosong…
Mencoba mengantarku menuju ke arahku melancong…
Namun sejenak pikiranku bengong…
Melihat awan dan mentari yang nampak indah di pagi hari bolong…
Melalui kaca jendela bus yang melaju cepat masuk gerbong…

Pikiranku sejenak terbuai…
Menyaksikan keindahan alam yang menyeringai…
Air dan sawah yang membentang di antara pinggiran sungai…
Seakan membuat hati dan jiwaku sedikit agak santai…

Hingga akhirnya kondektur bus datang meminta duit…
Sebagai ongkos pejalanan yang berbelit – belit…
Meskipun ada rasa untuk tetap mengirit…
Ya sudahlah biarlah beberapa lembar uang keluar sedikit…

Dengan sangar sang kondektur meminta ongkos…
Menarik wajahnya sedikit agak melengos…
Terhiasi rambut tebal hitam menjadi brengos…
Membuat hatiku terasa menjadi agak takut…
Bukannya aku seorang pengecut…
Tapi karena muka sang kondektur ndak begitu imut…

Aku bingung mengeluarkan bebrapa lembar…
Karena pikiranku masih begitu hambar…
Tak berani menerka dengan kasar…
Akan tarif perjalanan yang harus ku bayar…
Hingga akhirnya kukeluarkan lima ribuan tiga lembar…

Kupindah tangankan uang yang ku punya…
Kepada sang kondektur yang berbaju cokelat muda…
Lima belas ribu keserahkan padanya…
Dan beberapa detik setelahnya…
Tiba – Tiba…


Sang kondektur mengembalikan beberapa lembar kepadaku…
Kuterima dengan senyum dibibirku…
Kuhitung benar sisa kembalian yang ia berikan ke arahku…
Ada uang enam ribu…
Karena teryata tarif perjalanan hanyalah sembilan ribu…

Dalam hati ku hanya bisa berkata…
Alhamdulillah masih ada orang jujur tersisa…
Meskipun ia tak cukup berada…
Tapi tak sedikitpun niatan tuk menipu orang bingung seperti saya…

Untung dunia masih ada orang yang jujur…
Meskipun hidup mereka tak mujur…
Tapi setidaknya mereka tetap bisa bersyukur…
Lain halnya dengan para tukang timbun telur…
Yang hanya bikin Indonesia makin hancur…

Ya Allah peliharalah sifat seperti orang – orang ini…
Hingga dunia terasa nyaman di hati…
Karena sifat kujujuran yang bersemi…
Membuat kita selalu ingat akan kehadiran Sang Ilahi…
Bahwa Allah memang Maha Mengerti…

Dalam hati q hanya bisa berdoa… “Ya Allah… janganlah Kau buat diri ini menjadi kufur karena kefakiranku ya Allah… Berikanlah kesempatan agar pemimpin – pemimpin Indonesia diberikan kejujuran. ” Dan bus pun melaju kencang mengantarku ke arah terminal Blok M untuk perjalananku di sabtu pagi itu. Sebuah inspirasi KECIL yang mencoba mengingatkanku akan sebuah nilai BESAR akan kehidupan.. 

Minggu, 22 Mei 2011

Milad KMT ke 14



21 Mei 2011

Jumat, 20 Mei 2011

Penghujung Cintaku






Aku tak bisa buatkanmu
Puisi tentang cinta
Aku tak sanggup
Ungkapkan semua rasa cinta


Biarkan semuanya mengalir
Apa adanya
Mungkin tak semua cinta
Terucap dengan kata-kata


Tapi Tuhan telah menakdirkan
Untuk pertama dan selamanya
Untuk mengisi dunia ini
Dengan sebuah rasa cinta


Tapi Tuhan telah menakdirkan
Untuk pertama dan selamanya


Untuk mengisi dunia ini
Dengan sebuah rasa cinta


Namun hawa pun tak mungkin
Mendengarkan cinta dari adam wooo


Tapi Tuhan telah menakdirkan
Untuk pertama dan selamanya
Untuk mengisi dunia ini
Dengan sebuah rasa cinta



gudanglagu.com Free Download Lagu Pasha ft. Adelia Penghujung Cintaku MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album 

Rabu, 18 Mei 2011

me

Untuk Mawardhi Al-Azizy yang lahir pada tanggal 26 Juli, berikut adalah analisa wataknya:
Bisa beruntung dalam hubungan percintaan, sangat keras dan memiliki harta benda atau warisan yang bisa tahan lama. Ia bisa berhasil dalam lapangan kesenian terutama musik dan sandiwara. ..


Sifat-sifat Utamanya:
Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ : Bisa beruntung dalam hubungan percintaan
Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ : Sangat keras
Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ : Memiliki harta benda atau warisan yang bisa tahan lama
More Details: Click Here

KISAH LIMA PERKARA ANEH

Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang ahli fiqh yang masyur. Suatu ketika dia pernah berkata, ayahku menceritakan bahawa antara Nabi-nabi yang bukan Rasul ada menerima wahyu dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara.
Maka salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, pada suatu malam bermimpi diperintahkan yang berbunyi, "Esok engkau dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi menghala ke barat. Engkau dikehendaki berbuat, pertama; apa yang negkau lihat (hadapi) maka makanlah, kedua; engkau sembunyikan, ketiga; engkau terimalah, keempat; jangan engkau putuskan harapan, yang kelima; larilah engkau daripadanya."

Pada keesokan harinya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi itu kebingungan sambil berkata, "Aku diperintahkan memakan pertama aku hadapi, tapi sungguh aneh sesuatu yang mustahil yang tidak dapat dilaksanakan."
Maka Nabi itu terus berjalan menuju ke bukit itu dengan hasrat untuk memakannya. Ketika dia menghampirinya, tiba-tiba bukit itu mengecilkan diri sehingga menjadi sebesar buku roti. Maka Nabi itu pun mengambilnya lalu disuapkan ke mulutnya. Bila ditelan terasa sungguh manis bagaikan madu. Dia pun mengucapkan syukur 'Alhamdulillah'.

Kemudian Nabi itu meneruskan perjalanannya lalu bertemu pula dengan sebuah mangkuk emas. Dia teringat akan arahan mimpinya supaya disembunyikan, lantas Nabi itu pun menggali sebuah lubang lalu ditanamkan mangkuk emas itu, kemudian ditinggalkannya. Tiba-tiba mangkuk emas itu terkeluar semula. Nabi itu pun menanamkannya semula sehingga tiga kali berturut-turut.
Maka berkatalah Nabi itu, "Aku telah melaksanakan perintahmu." Lalu dia pun meneruskan perjalanannya tanpa disedari oleh Nabi itu yang mangkuk emas itu terkeluar semula dari tempat ia ditanam.

Ketika dia sedang berjalan, tiba-tiba dia ternampak seekor burung helang sedang mengejar seekor burung kecil. Kemudian terdengarlah burung kecil itu berkata, "Wahai Nabi Allah, tolonglah aku."
Mendengar rayuan burung itu, hatinya merasa simpati lalu dia pun mengambil burung itu dan dimasukkan ke dalam bajunya. Melihatkan keadaan itu, lantas burung helang itu pun datang menghampiri Nabi itu sambil berkata, "Wahai Nabi Allah, aku sangat lapar dan aku mengejar burung itu sejak pagi tadi. Oleh itu janganlah engkau patahkan harapanku dari rezekiku."

Nabi itu teringatkan pesanan arahan dalam mimpinya yang keempat, iaitu tidak boleh putuskan harapan. Dia menjadi kebingungan untuk menyelesaikan perkara itu. Akhirnya dia membuat keputusan untuk mengambil pedangnya lalu memotong sedikit daging pehanya dan diberikan kepada helang itu. Setelah mendapat daging itu, helang pun terbang dan burung kecil tadi dilepaskan dari dalam bajunya.
Selepas kejadian itu, Nabi meneruskan perjalannya. Tidak lama kemudian dia bertemu dengan satu bangkai yang amat busuk baunya, maka dia pun bergegas lari dari situ kerana tidak tahan menghidu bau yang menyakitkan hidungnya. Setelah menemui kelima-lima peristiwa itu, maka kembalilah Nabi ke rumahnya. Pada malam itu, Nabi pun berdoa. Dalam doanya dia berkata, "Ya Allah, aku telah pun melaksanakan perintah-Mu sebagaimana yang diberitahu di dalam mimpiku, maka jelaskanlah kepadaku erti semuanya ini."

Dalam mimpi beliau telah diberitahu oleh Allah S.W.T. bahawa, "Yang pertama engkau makan itu ialah marah. Pada mulanya nampak besar seperti bukittetapi pada akhirnya jika bersabar dan dapat mengawal serta menahannya, maka marah itu pun akan menjadi lebih manis daripada madu.
Kedua; semua amal kebaikan (budi), walaupun disembunyikan, maka ia tetap akan nampak jua. Ketiga; jika sudah menerima amanah seseorang, maka janganlah kamu khianat kepadanya. Keempat; jika orang meminta kepadamu, maka usahakanlah untuknya demi membantu kepadanya meskipun kau sendiri berhajat. Kelima; bau yang busuk itu ialah ghibah (menceritakan hal seseorang). Maka larilah dari orang-orang yang sedang duduk berkumpul membuat ghibah."

Saudara-saudaraku, kelima-lima kisah ini hendaklah kita semaikan dalam diri kita, sebab kelima-lima perkara ini sentiasa sahaja berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Perkara yang tidak dapat kita elakkan setiap hari ialah mengata hal orang, memang menjadi tabiat seseorang itu suka mengata hal orang lain. Haruslah kita ingat bahawa kata-mengata hal seseorang itu akan menghilangkan pahala kita, sebab ada sebuah hadis mengatakan di akhirat nanti ada seorang hamba Allah akan terkejut melihat pahala yang tidak pernah dikerjakannya. Lalu dia bertanya, "Wahai Allah, sesungguhnya pahala yang Kamu berikan ini tidak pernah aku kerjakan di dunia dulu."

Maka berkata Allah S.W.T., "Ini adalah pahala orang yang mengata-ngata tentang dirimu." Dengan ini haruslah kita sedar bahawa walaupun apa yang kita kata itu memang benar, tetapi kata-mengata itu akan merugikan diri kita sendiri. Oleh kerana itu, hendaklah kita jangan mengata hal orang walaupun ia benar.

Minggu, 15 Mei 2011

Baraka Allahu Lakuma


Hari Penantian Kemenangan Cinta…

wedding details 1

rings on wedding booklet © Zela - Fotolia.com

Hari itu…
Saat dua insan terbuai cinta…
Menyatu dalam sebuah perayaan bahagia…
Bagai sang raja dan permaisuri yang duduk di atas singgasana…

Waktu itu…
Ketika dua insan dengan cinta terjulang…
Menyimpan malu dan tawa girang…
Bagai seorang punggawa yang baru memenangi perang…

Saat itu…
Ketika pernikahan telah menjadi jalan berkah…
Yang haram berubah jadi ibadah…
Dan menyatu karena takdir Allah…

Walimatul ursy…
Saat dua muara air bertemu dalam satu telaga…
Sang cinta telah menemukan kemenangannya…
Bagaikan sang musafir yang menempuh perjalanan panjangnya…


Hari penantian…
Saat dua hati menyatu dalam ikatan suci…
Sang anak panah yang menemukan busur tersembunyi…
Bagaikan sang anak yang mampu menggapai bintang mimpi…

Dan hari bahagia itupun tiba…
Saatnya kalimat suci terucap dalam kata…
Ketika saksi menjadi bukti kesetiaan cinta…
Waktunya dua hati terbalut dalam sebuah ibadah karena Allah semata…

Menjadi sebuah jawaban dari sebuah penantian…
Tersimpan kado terindah dari sebuah perjuangan…
Atas nikmat dari Sang Rahman…
Sebagai wujud syukur untuk semua balasan…

Teruntuk insan yang telah menyatukan dua jiwanya…
Jadikan pernikahan sebagai sebuah jalan takwa…
Dari penantian panjang yang berbuah cinta…
Hadiah tepat dari anugerah Sang Kuasa…

Peliharalah cinta sebagai sebuah ikatan iman…
Kemenangan cinta dalam sebuah penantian…
Semoga Allah kan selalu menjaga hati…
Tuk menjadikan sebuah berkah keluarga yang Islami…

Teruntuk dua insan yang menyatukan cinta: 
Barakaallahu lakuma… Wabarakalla alaikuma…Wajama'a bainakuma…fii khairin

Semoga Allah melimpahkan berkah
Semoga Allah taburkan kebaikan
Dan semoga engkau berdua dikumpulkan dalam kebahagaiaan
Bila Allah jadikan pernikahan berkah keindahan menjadi kebaikan
Kemesraan dan canda ceria kan menjadi kesucian agung

by : aa.mawardhi
inspirited by : Salim A Fillah @ ponpes Darut Tauhid, Serua Indah
Jakarta Selatan; 14 May 2011/ 11 Jumada Al-Awal 1432 H

Selasa, 10 Mei 2011

Senyumanmu




Indah matamu derai rambutmu
Menunjukkan itulah keindahan
Yang memberikan bentuk senyuman
Sebentuk usapan kepada hati

Sinar wajahmu lembut katamu
Seperti nyaman ku menggubah dunia
Kian terasa begitu hampa
Semuanya sirna tanpa cinta

Ku temukan arti kerinduan
Dan ku mengerti yang ku cari

Kau bukanlah cantikmu yang ku cari
Bukanlah itu yang aku nanti
Tetapi ketulusan hati yang abadi
Ku tahu mawar tak seindah dirimu
Awan tak seteduh tatapanmu tetapi
Ku tahu yang ku tunggu hanyalah senyummu

Rabu, 04 Mei 2011

aku ada bukan karena aku.... tapi karena ada Dia (Allah SWT)

Aku sebenarnya ingin menjadi mawar putih yang suci...


Tapi bukankah sang mawar juga butuh mentari yang indah...


Biar ia tetap tumbuh tegar dalam satu keindahan juwa..


Sebagai sujud sukur karena ridha dan anugerah-Nya...